Wamenpora Taufik Sambut Baik Kepedulian Prodi Penjas Unpam dalam Pembinaan Talenta Olahraga Nasional

TAKALAR.INIMAKASSAR.COM – Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) RI Taufik Hidayat menerima audiensi jajaran Program Studi (Prodi) Pendidikan Jasmani (Penjas), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP) Universitas Pamulang (Unpam) di Lantai 8 Graha Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, Senayan, Senin (19/10) pagi.

Dalam audiensi tersebut Ketua Prodi Penjas FKIP Unpam Enggar Prasetyawan menjelaskan secara singkat profil prodi penjas yang terbilang baru di Unpam. Meski demikian, prodi yang berdiri sejak 2023 ini telah menarik minat banyak mahasiswa di kawasan Tangerang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya untuk mempelajari penjas dalam tingkat pendidikan tinggi.

Bacaan Lainnya

Malahan, prodi penjas turut berkontribusi membawa Unpam keluar sebagai juara umum dalam Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (Pomprov) 2026 Banten.

“Alhamdulillah dalam keikutsertaan pertama, kami sudah mendominasi di Pomprov, meraih 16 medali emas, 16 perak, dan 9 perunggu,” ungkap Kaprodi Enggar.

Menurut Enggar, Unpam berkeinginan bisa mengembangkan lebih lanjut potensi-potensi yang dimiliki mahasiswanya, khususnya mahasiswa penjas. Beberapa wadah pengembangan telah dilakukan dengan bekerja sama pihak-pihak terkait, salah satunya penyelenggaraan seminar nasional.

Seminar nasional ini menjadi agenda ilmiah rutin yang bertujuan meningkatkan budaya riset, memperluas jejaring akademik, serta memperkuat kolaborasi antara Unpam dengan berbagai institusi, baik dalam maupun luar negeri. Dalam hal ini kehadiran Prodi Penjas mengundang Wamenpora untuk hadir dalam seminar nasional yang rencananya digelar 10 Desember mendatang.

“Kami melihat Bapak Wamenpora sebagai pelaku olahraga dengan rekam jejak yang begitu menginspirasi. Harapan kami Bapak bisa bersilaturahmi dengan keluarga besar Universitas Pamulang dan menjadi narasumber dalam seminar nasional tersebut,” urai Kaprodi Enggar.

Wamenpora Taufik menyambut baik kunjungan dari Prodi Penjas tersebut. Terlebih Prodi Penjas Unpam memiliki perhatian terhadap para mahasiswa penjas yang di antaranya adalah para atlet baik di tingkat lokal maupun nasional.

Menurut Wamenpora, perlu ada kerja sama antara para akademisi dan praktisi olahraga dalam pembangunan olahraga di Tanah Air.

“Karena atlet tidak bisa berdiri sendiri dalam berprestasi. Kita butuh akademisi, kita juga butuh praktisi, kita butuh dua-duanya. Keduanya harus bersama-sama dalam memajukan olahraga,” terang Wamenpora Taufik.

Wamenpora menjelaskan, Kemenpora telah menjalin serangkaian kerja sama dengan pihak-pihak terkait dalam rangka membangun dan memajukan sektor keolahragaan. Salah satunya dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam penguatan pembinaan dari usia dini.

“Terutama untuk sekolah-sekolah negeri yang masih sangat membutuhkan fasilitas olahraga, apalagi yang berada di daerah-daerah. Sangat disayangkan memang masih terbatasnya sarana dan prasarana olahraga. Jangankan untuk berolahraga, untuk upacara saja sulit,” papar Wamenpora Taufik.

Karena itu Wamenpora memberikan apresiasi kepada pihak-pihak akademisi yang memberikan perhatian kepada pembinaan olahraga, termasuk Prodi Penjas di Unpam. Pasalnya pembentukan karakter bukan hal yang mudah untuk dilakukan dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) olahraga yang mumpuni.

Perihal undangan menjadi pembicara dalam seminar nasional, Wamenpora Taufik menyebut akan mengupayakan untuk bisa datang, menyesuaikan dengan agenda di kementerian. Menurut Wamenpora, seminar nasional ini akan lebih baik bila digelar dalam bentuk diskusi untuk mengetahui keinginan para mahasiswa.(***)

Pos terkait