Muhammad Afrizal Pimpin Pembina TPA / TPQ Pengajian di Rujab Bupati Takalar

Pengajian rutin yang digelar oleh Penjabat Bupati Takalar Dr. Setiawan Aswad di Rujab menghadirkan perwakilan dari para Pembina TPA / TPQ se- Kabupaten Takalar, Kamis malam 18 Januari 2024.

Perwakilan Pembina TPA / TPQ ini di pimpin langsung oleh Kasubag TU Kemenag Takalar H. Muhammad Afrizal. Pengajian dimulai dengan pembacaan Surah Al- Kahfi secara bersama-sama.

Bacaan Lainnya

Pj. Bupati Setiawan Aswad dalam sambutannya mengatakan Silaturrahim kali ini sengaja dilakukan dengan mengahdirkan para penggiat Al-Qur’an untuk memastikan bahwa program Takalar mengaji tetap berjalan dengan baik, karena sekarang ini kita tidak lagi sebatas menjadikan Takalar mengaji tapi sudah ditingkatkan ke dalam program Literasi Al- Qu’an” ujarnya.

” Oleh karena itu semua elemen yang ada seperti organisasi kemasyarakatan dan organisasi yang bergelut dibidang pembinaan Pendidikan Al- Qur’an bersama dengan pemerintah Daerah Takalar harus mendorong Literasi Al- Qur’an.

Apalagi lanjutnya saat ini Takalar sedang mempersiapkan diri menjadi Tuan Rumah perhelatan Musabaqah Tilawatul Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Sulsel yang direncanakan pelaksanannya pada Bulan Maret 2024.

Dirinya juga mendorong seluruh Lembaga dan Organisasi yang ada dibawah koordinasi Bagian Kesra untuk menghadirkan data masyarakat Kabupaten Takalar yang belum mampu membaca Al- Qur’an yang selanjutnya akan di intensifkan untuk mengikuti program Pengajian Orang Dewasa ( POD ) yang sudah sejak awal diinisiasi oleh para Imam Desa/Kelurahan bersama dengan para Penyuluh Agama Islam dibawah naungan Kementerian Agama Takalar.

Dalam kesempatan pengajian ini, H. Muhammad Afrizal yang hadir mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Takalar didaulat membawakan pengajian yang mengangkat tema Silaturrahim sesuai inti pengajian malam itu.

Sebelum mengakhiri pengajian Penjabat Bupati memberi ruang dialog kepada jamaah untuk menyampaikan saran dan uneg-uneg seputar problematika pengelolaan TPA/TPQ.

Dalam dialog ini terungkap beberapa hal penting antaranya, pembahasan Insentif Guru Mengaji karena insentif masih dianggap kurang dan masih banyak guru mengaji pada TPA/TPQ yang belum terakomodir dalam pemberian insentif.

Hal lain juga turut dibahas adalah penguatan penerapan Peraturan Daerah dengan menginstruksikan ke bagian Kesra untuk mengkaji ulang persyaratan melanjutkan pendidikan dengan kemampuan baca Al- Qur’an yang dibuktikan dengan Sertifikat.

Dalam suasana pengajian yang penuh keakraban ini , Pj. Bupati juga menyampaikan pengalamannya ketika belajar dan mengajar mengaji dengan berbagai model pengajian kampung.(f/rls)

Pos terkait